Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya Gelar Wisuda Periode Genap 2025-2026 Sebanyak 569 Wisudawan
SURABAYA, – Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya periode semester genap Tahun Ajaran 2025-2026, menggelar prosesi wisuda program Sarjana, Magister, dan Doktor di Surabaya, pada Rabu (23/09/2026).
Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya menggelar prosesi wisuda bagi 569 lulusan program Sarjana terapan (D4), sarjana (S1), Magister (S2), dan Doktor (S3) yang bertempat di Graha Samudra Ganesa Kampus Laut Biru Universitas Hang Tuah Surabaya.

Dalam Prosesi Wisuda kali ini dipimpin oleh Wakasal Laksamana Madya TNI Edwin, S.H., M.Han., mewakili KSAL Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali bersama Rektor UHT Laksamana Muda TNI (Purn) Dr. Ir. Avando Bastari, M.Phil., M.Tr.Opsla., IPM., ASEAN Eng., jajaran Yayasan Nala dan para pejabat tinggi TNI AL.
Mewakili Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Edwin menyampaikan, bahwa wisuda merupakan awal pintu gerbang pengabdian, dan sebagai perguruan tinggi di bawah naungan TNI AL, UHT terus memperkuat pendidikan berbasis kelautan dan kemaritiman melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi serta pendidikan karakter.
“Ini adalah pintu awal bagi anak-anak ini, generasi-generasi muda kita, untuk mendharmabaktikan ilmu yang sudah didapatkan selama pendidikan di sini sesuai dengan bidang pendidikannya masing-masing,” ujar Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Edwin .

Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Edwin menilai tantangan akan dunia kerja saat ini semakin kompleks, terutama dengan pesatnya perkembangan teknologi dan pentingnya mengoptimalkan potensi Indonesia sebagai Negara kepulauan.
Pihaknya mengapresiasi langkah UHT yang konsisten memasukkan nilai-nilai kemaritiman ke dalam seluruh program studi.
“Perkembangan-perkembangan teknologi yang cukup besar, kemudian permasalahan potensi yang dimiliki oleh bangsa kita, yaitu bangsa maritim, ini sebuah tantangan. Universitas Hang Tuah sudah melaksanakan langkah-langkah ini dalam menanamkan karakter kemaritiman di seluruh bidang studi yang diajarkan di sini,” ucapnya.
Sementara Rektor UHT Laksamana Muda TNI (Purn) Dr. Ir. Avando Bastari mengingatkan pada para seluruh lulusan agar bersiap untuk menghadapi lanskap dunia kerja yang berubahcukup cepat akibat kecerdasan artifisial (AI).
Rektor juga berpesan kepada seluruh para lulusan Universitas Hang Tuah tetap membawa jati diri kemaritiman dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Avando menyoroti laporan International Labour Organization (ILO) 2025 yang menyebut satu dari empat pekerja global terpapar AI generatif. Selain itu, laporan Future of Jobs dari World Economic Forum (WEF) 2025 memperkirakan 39 persen keterampilan inti pekerja akan berubah atau kurang relevan menjelang 2030.
“Ijazah tetap penting, tetapi tidak lagi cukup. Dunia nyata akan bertanya: masalah apa yang dapat Saudara selesaikan, nilai apa yang Saudara ciptakan, dan dapatkah Saudara belajar kembali ketika pengetahuan lama tidak lagi memadai?” kata Rektor UHT Laksamana Muda TNI (Purn) Dr. Ir. Avando Bastari.

5 Pesan Rektor untuk Lulusan UHT
Menghadapi ketidakpastian ekonomi, krisis iklim, hingga persaingan global, Avando membekali para wisudawan dengan lima pesan kunci:
- Kuasai teknologi dan AI secara bijak: Gunakan AI untuk meningkatkan produktivitas, namun tetap kritis terhadap kebenaran data, bias, dan etika.
- Rawat kualitas manusiawi: Pertajam kemampuan berpikir kritis, empati, komunikasi, kepemimpinan, dan kerja sama tim.
- Jadikan integritas sebagai jangkar: “Kompetensi membuat Saudara diperhitungkan, integritas membuat Saudara dipercaya,” tegas Avando.
- Terus belajar (lifelong learning): Selalu perbarui kompetensi, bangun jejaring lintas disiplin, dan pelajari literasi digital tanpa henti.
- Ciptakan nilai dan lapangan kerja: Khususnya dengan memaksimalkan potensi sektor kelautan dan ekonomi biru sesuai jati diri kemaritiman UHT. (SATRIYA)
