SURABAYA, seputarberitasurabaya.com — Suasana hangat dan penuh kegembiraan menyelimuti peringatan Milad ke-29 Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang IGABA Wilayah Kerja 4 ini berlangsung di Taman Cahaya, Pakal, Surabaya, pada Sabtu (17/10/2026).
Mengusung tema “Menggambar dan Mewarnai Tas Spunbond”, lomba ini dirancang sebagai sarana belajar yang menyenangkan sekaligus mempererat ikatan batin antara ibu dan anak. Para peserta tampak sangat antusias menuangkan imajinasi mereka di atas tas spunbond yang telah disiapkan.
Dengan bimbingan ibu dan para guru, anak-anak belajar mengenal warna, melatih ketelitian, serta berani mengekspresikan gagasan mereka melalui karya. Kegiatan ini tak hanya melatih keterampilan motorik halus, tetapi juga membangun kepercayaan diri anak sejak dini.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Apriliya Ayu Nilawati, istri Camat Pakal. Kehadirannya memberikan dukungan nyata terhadap upaya pengembangan pendidikan anak usia dini yang melibatkan peran aktif keluarga.
Peringatan Milad IGABA ke-29 ini juga menjadi momen mempererat tali silaturahmi antar pendidik, orang tua, dan warga sekitar. Sinergi ini dianggap sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang positif bagi pertumbuhan dan perkembangan karakter anak.
Melalui kegiatan yang sederhana namun bermakna ini, anak-anak belajar sambil bermain. Mereka berlatih mengikuti instruksi, belajar sabar, dan menyelesaikan tugas bersama orang terdekatnya.
Lomba ibu dan anak memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar kompetisi. Momen pendampingan ini menjadi ruang komunikasi yang hangat antara ibu dan anak, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri anak melalui proses berkarya bersama.

Setiap goresan warna yang dihasilkan mencerminkan imajinasi unik masing-masing anak. Inilah yang menjadikan kegiatan ini bagian penting dari proses belajar dan pengembangan kreativitas.
Diharapkan, Milad ke-29 ini semakin memotivasi para pendidik untuk menghadirkan pembelajaran yang kreatif dan melibatkan keluarga secara aktif. Semangat kebersamaan yang tercipta di Taman Cahaya Pakal menjadi bukti bahwa pendidikan anak tumbuh tidak hanya di sekolah, tetapi juga melalui kehangatan pendampingan keluarga dan dukungan lingkungan sekitar. (RUDIK-PAKAL)
